Sunday, November 14, 2010

Keutamaan Puasa Satu Arafah

Di antara puasa tathawwu' yang paling utama adalah puasa Arafah. Yang dimaksud dengan puasa Arafah adalah puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada saat itu kaum muslimin yang melakukan ibadah haji berkumpul wukuf di padang Arafah.
Sebagian orang mendapatkan masalah ketika mendapati tanggal/kalender di negaranya berbeda dengan di Arab Saudi. Maksudnya, pada hari ketika jamaah haji sedang berkumpul di Arafah, yang hari itu adalah tanggal 9 Dzulhijjah di negara Arab Saudi, tetapi kalender di negaranya pada hari itu adalah tanggal 10 Dzulhijjah, umpamanya. Maka, apakah dia berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut kalender di negaranya sendiri, padahal di Arab Saudi masih tanggal 8 Dzulhijjah, dan para jamaah haji belum menuju Arafah. Atau dia berpuasa pada tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender di negaranya sendiri dan di Arab Saudi sudah tanggal 9 Dzulhijjah, dan para jamaah haji berkumpul di Arafah.

Dalam hal ini yang menjadi ukuran adalah wuquf di Arafah, bukan kalender di negaranya. Karena di dalam hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyebut dengan “puasa hari Arafah”, sehingga mestinya wuquf di Arafah itulah yang menjadi ukuran. Wallahu a'lam.

Keistimewaan Hari Arafah
Hari Arafah memang salah satu hari istimewa, karena pada hari itu Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ

“Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka pada hari itu daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman, 'Apa yang dikehendaki oleh mereka ini?'” (HR. Muslim, no. 1348; dan lainnya dari 'Aisyah).

Olah karena itulah, tidak aneh jika kaum muslimin yang tidak wukuf di Arafah disyariatkan berpuasa satu hari Arafah ini dengan janji keutamaan yang sangat besar.

Marilah kita renungkan hadits di bawah ini, yang menjelaskan keutamaan puasa Arafah, yang disyariatkan oleh Ar-Rahman Yang Memiliki sifat rahmat yang luas dan disampaikan oleh Nabi pembawa rahmat kepada seluruh alam.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari 'Asyura' (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).

Alangkah pemurahnya Allah Ta'ala. Puasa sehari menghapuskan dosa dua tahun! Kaum muslimin biasa berpuasa satu bulan penuh pada bulan Ramadhan, dan mereka sanggup melakukan. Maka, sesungguhnya berpuasa satu hari Arafah ini merupakan perkara yang mudah, bagi orang yang dimudahkan oleh Allah Ta'ala.

Barangsiapa membaca atau mendengar sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang mulia ini pastilah hatinya tergerak untuk mengamalkan puasa tersebut. Karena, setiap manusia pasti menyadari bahwa dia tidak dapat lepas dari dosa.

Dosa Apa yang dihapus?
Apakah dosa-dosa yang dihapuskan itu meliputi semua dosa, dosa kecil dan dosa besar? Atau hanya dosa kecil saja? Dalam masalah ini para ulama berselisih.

Sebagian ulama, termasuk Ibnu Hazm rahimahullah, berpendapat sebagaimana zhahir hadits. Bahwa semua dosa terhapuskan, baik dosa besar, atau dosa kecil.

Namun jumhur ulama, termasuk Imam Ibnu Abdil Barr, Imam Ibnu Rajab, berpendapat bahwa dosa-dosa yang terhapus dengan amal-amal shalih, seperti wudhu', shalat, shadaqah, puasa, dan lainnya, termasuk puasa Arafah ini, hanyalah dosa-dosa kecil.

Pendapat jumhur ini di dukung dengan berbagai alasan, antara lain:

Allah telah memerintahkan tobat, sehingga hukumnya adalah wajib. Jika dosa-dosa besar terhapus dengan semata-mata amal-amal shalih, berarti taubat tidak dibutuhkan, maka ini merupakan kebatilan secara ijma'.

Nash-nash dari hadits lain yang men-taqyid (mengikat; mensyaratkan) dijauhinya dosa-dosa besar untuk penghapusan dosa dengan amal shalih.

Dosa-dosa besar tidak terhapus kecuali dengan bertobat darinya atau hukuman pada dosa tersebut. Baik hukuman itu ditentukan oleh syariat, yang berupa hudud dan ta'zir atau hukuman dengan takdir Allah, yang berupa musibah, penyakit, dan lainnya.

Bahwa di dalam syariat-Nya, Allah tidak menjadikan kaffarah (penebusan dosa) terhadap dosa-dosa besar. Namun, kaffarah itu dijadikan untuk dosa-dosa kecil (Lihat Jami'ul 'Ulum wal Hikam, syarh hadits no. 18, karya al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali).

Puasa Arafah untuk Selain yang Berada di Arafah
Kemudian, bahwa disunnahkannya puasa Arafah ini berlaku bagi kaum muslimin yang tidak wuquf di Arafah. Adapun bagi kaum muslimin yang wuquf di Arafah, maka tidak berpuasa, sebagaimana hadits di bawah ini,

عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ

Dari Ummul Fadhl binti al-Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, 'Beliau berpuasa.' Sebagian lainnya mengatakan, 'Beliau tidak berpuasa.' Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” (HR. Bukhari, no. 1988; Muslim, no. 1123).

Setelah kita mengetahui keutamaan puasa hari Arafah ini, maka yang tersisa adalah pengamalannya. Karena setiap manusia nanti akan ditanya tentang ilmunya, apa yang telah dia amalkan. Semoga Allah selalu memberikan kepada kita untuk berada di atas jalan yang lurus. Amin.

Moga-moga kita semua sama-sama merebut peluang dan kesempatan ya Allah berikan ini. Jom sesama mengimarahkan puasa hari Arafah.

Sunday, October 31, 2010

Sewajarnya Pendidikan Islam Dan Moral Turut Diperkasakan

Alhamdulillah subjek sejarah telah diperkasakan dengan menjadikan ia subjek wajib dan teras bagi UPSR....

Jika subjek Sejarah telah diperkasakan dengan menjadikan ia subjek wajib, kita sewajarnya bertanya: mengapa subjek "Agama Islam dan Pendidikan Moral" tidak dijadikan subjek penting dan turut diperkasakan sama ada di sekolah menengah atau di sekolah rendah? Dengen melihat pelbagai gejala sosial yang melanda remaja sehingga memaksa kerajaan Melaka mewujudkan Sekolah Harapan. Maka perlukah alasan lain untuk memperkasakan kedua-dua subjek berkenaan dalam dunia pendidikan kita hari ini.....?

Dalam sibuk-sibuk kerajaan mahu memastikan warganegara memahami sejarah negara, jangan lupa jati diri dan sahsiah pelajar perlu diperkasakan agar penularan pelbagai elemen negatif yang berunsurkan Barat dan budaya hedonisme dapat disekat. Sewajarnya pendidikan Islam dan Moral turut diberi perhatian dan diperkasakan dalam dunia pendidikan kita pada hari ini.

"Tahniah Skuad Kijang"


Alhmdulillah, kesyukuran dipanjatkan padaNya....Sejarah tercipta, malah temasya besar berhak dirayakan oleh Kelantan apabila menjulang anugerah berprestij bola sepak negara, Piala Malaysia buat kali pertama setelah menewaskan Negeri Sembilan 2-1 dalam perlawanan akhir edisi ke-44, semalam. Malah Wira Merah mengakhiri penantian yang sekian lama selepas dihampakan dalam perlawanan akhir 1955, 1970 dan tahun lalu sekali gus mengekori Perak, Selangor, Pulau Pinang, Pahang, Johor, Kuala Lumpur, Kedah, Terengganu, Perlis dan Negeri Sembilan sebagai 11 negeri pemilik Piala Malaysia sejak 1967.

Gegak gempita sorakan serta dentuman mercun melanda Stadium Nasional, Bukit Jalil yang menyambut kejayaan skuad bimbingan B. Sathianathan menebus kehampaan 3-1 kepada lawan dan di gelanggang sama tahun lalu, hasil jaringan Hairuddin Omar dan Badri Radzi.

Tahniah buat skuad kijang atas kejayaan ini.Kawe bangga menjadi anak Kelate...!! Gomo Kelate Gomo. 

Sunday, October 24, 2010

LAUREN, Adik Ipar Blair Peluk Islam....

LONDON: Adik ipar bekas perdana menteri Britain Tony Blair yang juga penyiar dan wartawan Lauren Booth, 43, mengumumkan beliau memeluk Islam enam minggu lalu selepas mendapat hidayah.

Lauren, adik tiri kepada isteri Blair, Cherry, berkata beliau kini memakai hijab ketika keluar rumah, bersolat lima kali sehari dan pergi ke masjid setiap kali mempunyai kesempatan. “Saya tidak lagi makan daging babi atau minum arak. Saya juga membaca al-Quran setiap hari dan kini sudah sampai ke halaman 60. Sudah 45 hari saya tidak meneguk arak, paling lama dalam tempoh 25 tahun.

“Ajaibnya, sejak memeluk Islam saya langsung tidak teringin menyentuh arak, sedangkan sebelum ini saya akan minum sekurang-kurangnya dua gelas setiap hari,” katanya yang dipetik akhbar Daily Mail. 

Lauren berkata beliau memperoleh ‘pengalaman suci’ ketika mengunjungi Masjid Fatimah al-Masumeh, yang menempatkan makam Fatimah al-Masumeh, adik Imam Reza, imam kelapan penganut Syiah daripada keturunan Saidina Ali, di Qom. 

“Tiba-tiba saja saya berasa tenang dan gembira. Sejurus tiba di Britain, saya terus mengambil keputusan memeluk Islam,” katanya. 

Mengenai kemungkinan untuk memakai burqa atau penutup muka, Lauren tidak menafikan akan berbuat demikian pada masa depan. 

“Siapa tahu ke arah mana dan hala tuju mana Islam akan membawa saya seterusnya?” katanya. 

Lauren sebelum ini diketahui sebagai seorang yang bersimpati dengan Islam dan menghabiskan banyak masa bertugas di Palestin. 

“Saya kagum dengan keteguhan dan keindahan agama ini,” katanya apabila ditanya mengenai Islam. – Agensi 

Thursday, October 14, 2010

Mahasiswa Bantah Konsert Adam Lambert...!!!

Konsert Adam Lambert tetap dihalalkan....!!!

Adam Lambert adalah artis kotor yang terkenal dengan imej 'gay' serta pengakuannya bahawa beliau memang pengamal gay amat menjijikkan. Beliau yang terpampang di internet turut memaparkan perlakuan songsang ketika beraksi di pentas.

Apakah mesej yang hendak kerajaan paparkan dengan kelulusan konsert Adam Lambert ini? Adakah ini bermaksud, kerajaan mahu menghalalkan kegiatan gay dan seks bebas di Malaysia. Adakah mungkin juga pergaulan bebas dan perzinaan telah dihalalkan? Bukan payah bagi remaja yang mengandung tanpa suami, sekolah di Melaka telah menyediakan tempatnya," ujar beliau lagi.

Tambahnya, disebabkan sikap segelintir penganjur yang tamakkan keuntungan maka masalah yang bakal menimpa masyarakat khususnya anak-anak muda tidak dihiraukan.

Walaupun mungkin garis panduan yang diberikan amat ketat, namun siapapun tidak akan lupakan artis simbol seks ini. Yakinlah, konsert sebegini pasti mengundang padah.

Akan ada remaja perempuan yang mengandung hasil anak luar nikah selepas menonton konsert ini. Akan ada botol-botol arak yang diminum oleh remaja khususnya yang beragama Islam, dan mungkin ada pasangan gay yang turut hadir ke konsert sebegini


Bantah selagi mana mahasiswa mampu bersuara dan bertindak demi kesucian nilai agama ISLAM....

Sunday, October 10, 2010

Aku rindukan jiwa yang tenang kerana ketenangan itu mampu mengawal emosi yang diterjah dari lonjakan amarah.Prinsip aku ialah ` peduli ummah ` dan yang berat jangan diringankan, yang ringan jangan diberatkan kerana itu semua suatu kehidupan....

Saturday, October 2, 2010

"Kerna Kita Semua Adalah IKON"


Terbuka Untuk SEMUA......!!!!

GENERASI SEKARANG PENENTU GENERASI MASA DEPAN. Sarjana Muda Pendidikan Islam UM dgn krjsma JAKIM,PMAPIUM& API Universiti Malaya menjemput anda untuk menghadiri Forum Pendidikan:IKON Serba Boleh Abad 21,tema "rela dididik sebelum mendidik" pd 8/10/2010 hr jumaat jam 8pg-4.30ptg,d DKU APIUM yang akn dirasmikan oleh YB DR... Haji Mohd Puad Zarkashi (Timb.Menteri Pelajaran Malaysia).


Wednesday, September 22, 2010

BEBASKAN MAHASISWA DARI BINI PUAKA....!!

Bebaskan mahasiswa daripada kezaliman dan ketidakadilan.........!!! Hadir tanda sokongan terhadap lima rakan seperjuangan kita.

Sunday, September 19, 2010

"Graduan Aidilfitri"

"GRADUAN AIDILFITRI",bersaksikan alunan azan magrib, Allah telah menganugerahkan satu hari untuk kita sama-sama meraikan kejayaan daripada kemenangan "AIDILFITRI" itu. Ke arah fasa mengmuhasabahkan diri sejauh mana prioriti kita sebagai seorang HAMBA pada ramadhan kali ini. Salam aidilfitri buat semua dan mohon maaf jika terdapat sebarang kekhilafan. Jadikan Aidilfitri sebagai wadah menghidupkan ukhwah sesama kita....

Saturday, August 21, 2010

5 Ujian Sebagai Tanda Allah Mencintai HambaNya

1 - تبسم فإن الله ما أشقاك إلا ليسعدك Senyumlah..Sesungguhnya apa yang bebankan atau menyusahkan kita, adalah untuk membahagiakan kita.

وما أخذ منك إلا ليعطيك 2 - Apa yang Allah SWT ambil dari kita adalah akan dianugerahkan di Akhirat kelak.

وما أبكاك إلا ليضحكك 3 - Apa yang Allah SWT menyebabkan kita menangis, adalah kerana Allah ingin melihat kita ketawa di akhirat kelak.

وما حرمك إلا ليتفضل عليك 4 -Apa yang Allah SWT haramkan untuk kita adalah supaya kita mendapat kebaikkan daripadanya.

وما ابتلاك إلا لأنه يحبك 5- Apa yang Allah SWT turunkan atau timpakan bala adalah tanda Allah SWT mencintai kita.

Manusia Pemikir....

Sesungguhnya menjadi manusia tidak berhenti berfikir. Cuma yang membezakan ialah perkara yg difikirkan; berfikir untuk diri sendiri, berfikir untuk orang lain dan berfikir untuk ummah.Pemikir yang senantiasa berfikir apa yang Allah nak manusia fikir..

Friday, August 20, 2010

Kembalilah Kepada Undang-Undang Allah...!!

Hari ini negara sedang berada pada keadaan yang sangat memalukan. Kita sering kedengaran berlaku rasuah, penyelewengan dan pecah amanah semakin meningkat. Peningkatan gejala sosial pula kini sampai ke tahap sangat-sangat membimbangkan, ditambah lagi dengan purata setiap 16 minit satu kes kecurian di negara kita.Kes-kes buang bayi pula semakin membimbangkan di mana ia meningkat 154%, dengan 54 kes dari Januari hingga kini, berbanding hanya 42 kes pada tempoh yang sama tahun lalu. Begitu juga dengan peningkatan kes pembunuhan, rogol, ragut dan pelbagai jenayah lain.

Berita hari ini juga turut mengkhabarkan kepada kita tentang bapa dan anak-anak dihukum kerana merogol. Seorang bapa dijatuhi hukuman penjara 60 tahun selepas didapati bersalah merogol anak kandungnya yang kudung tangan, manakala dua anak lelakinya masing-masinge dikenakan penjara 36 tahun dan 24 kali sebatan
kerana kesalahan sama yg dilakukan terhdp mangsa di antara 2006 dan 2008.Penulis boleh katakan hari-hari isu sumbang mahram, rogol dan zina kedengaran.
Kenapakah undang-undang yang ada tidak mampu membendung masalah inni? Tidak lain hanyalah kerana undang-undang yang ada tiada kemampuan untuk pencegahan. Undang-unadang yang dicadang oleh Allah SWT itulah yang merupakan satu pencegahan.

Firman Allah SWT :وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ – سورة المائدة: 38

Yang bermaksud : Dan orang lelaki yang mencuri dan orang perempuan yang mencuri maka (hukumnya) potonglah tangan mereka sebagai satu balasan dengan sebab apa yang mereka telah usahakan, (juga sebagai) suatu hukuman pencegah dari Allah dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
Adalah mendukacitakan sangat-sangat kerana kita yang pandai-pandai menolak pencegahan daripada Allah SWT. Bagaimana rakyat mahu menjaga batas sekiranya kerajaan yang berkuasa sendiri tidak mempedulikan batas hududullah sendiri? Bila kerajaan melanggar hudud Allah, dengan sendirinya rakyat hidup tanpa batas. Di sana sini berlaku pelanggaran terhadap hudud Allah SWT dengan sewenang-wenangnya.

Resolusinya kembalilah kepada undang-undang Allah....

Inilah yang disebut di dalam firmanNya : إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ يَقُصُّ الْحَقَّ وَهُوَ خَيْرُ الْفَاصِلِينَ – سورة الأنعام : 57 Yang bermaksud : Hanya Allah jualah yang menetapkan hukum; Dia menerangkan kebenaran dan Dialah sebaik-baik yang memberi keputusan.وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا – سورة الأنعام :
115

Kebenaran itu milik Allah, keadilan juga milik Allah SWT.


Monday, August 16, 2010

Tazkirah Ramadhan : Peperangan Badar al-Kubro

Rasulullah terus berdoa kepada Allah. Memohon belas ihsan dan pertolongan kepada tuhan Rabbul Alamin. 17 Ramadhan adalah saksi betapa Rasulullah dengan penuh kekhusyukan dan tadarru’ menadah tangan ke langit memohon restu agar di menangkan peperangan Badar yang bakal berlangsung tidak lama lagi.

“ Wahai Tuhanku, mereka di kalangan Quraisy mara dengan penuh keangkuhan dan kesombongan mencabar engkau dan mendustai Rasul Mu..Wahai Tuhanku, kurniakankanlah pertolongan yang telah engkau janjikan…Wahai Tuhanku..kalahkanlah mereka…”

Rintihan Rasulullah menjadikan Abu Bakar yang sedari tadi memerhatikan baginda menjadi sayu dan pilu. Beliau lalu menghampiri baginda lantas berkata,

“ Wahai Rasulullah, bergembiralah demi jiwaku di tangannya, Allah akan perkenankan yang di janjikan itu, dan orang Islam seterusnya juga turut memohon kemenangan dari Allah dengan penuh keikhlasan dan tawadhuk..”

Peperangan Badar yang bakal meletus adalah di sebabkan khabar yang tiba kepada Rasulullah yang mana Baginda mendapat tahu tentang ketibaan Kafilah perniagaan Quraisy di bawah kelolaan Abu Sufyan Bin Harb yang melalui persisiran Kota Madinah.

Abu Sufyan yang mendapat tahu akan persediaan yang di lakukan oleh kaum Muslimin di Madinah, cepat-cepat menghantar utusan untuk meminta bantuan pertahanan dengan mengutuskan Dzamdazar Ibn Amru dan al-Ghaffari ke Makkah.

Dengan mendapat berita tersebut, kaum Quraisy serta merta bersiap siaga untuk melancarkan perang terhadap kaum Muslimin Madinah.

Tarbiyyah Allah terhadap tentera Badar cukup besar dan hebat. Kafilah dagangan Abu Sufyan telah dapat melarikan diri. Lantas Abu Sufyan mengutuskan utusan kepada tentera Quraisy dari Makkah agar mengundurkan diri kerana mereka sudah selamat.

Kemaraan tentera Quraisy seramai 900 hingga ke 1000 orang yang di pimpin oleh Abu Jahal enggan berpatah balik. Dengan penuh kesombongan dan meninggi diri Abu Jahal lantas berkata ,

“ Demi tuhan, kita tidak akan pulang kecuali setelah kita tiba di Badar, dan kemudiaanya kita akan tinggal selama 3 hari, di mana kita akan menyembelih mereka dan akan membuat jamuan besar-besaran, meminum arak dan menghiburkan diri, semoga seluruh bangsa arab mendengar berita dan demonstrasi angkatan kita, di mana kegerunan akan berdentum sepanjang masa!”

Dengan berbekalkan jiwa-jiwa yang cintakan Islam dan cintakan syahid seramai 313 orang, menjelang pagi Jumaat tahun kedua hijrah, peperangan di antara tentera Muslimin dan Musyrikin meletus akhirnya.

Untuk memulakan peperangan dan pertempuran, Rasulullah mengambil segenggam anak-anak batu lantas di campakkan kearah tentera Musyrikin sambil baginda bersabda ; “ Binasalah sekalian muka!”

Peperangan Badar al-Kubro terus berlangsung dengan sengitnya. Allah tidak pernah membiarkan kekasihnya dan orang yang cintakan Nya dalam keadaan kesempitan. Lantas Allah mengirimkan pertolongan Nya yang Maha Agung ke atas tentera Badar dengan saff para Malaikat yang turut serta berperang.

Firman Allah yang bermaksud :

“ Ingatlah ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanm Mu, lalu di perkenankannya bagi Mu ; sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut.” ( al-Anfal : ayat 9)

Perancangan Allah jua yang Maha Agung. Tarbiyyah Allah jua yang Maha Hebat. Berkat kesabaraan dan keteguhan tentera Badar terhadap janji Allah, maka akhirnya tentera Muslimin mencapai kemenangan yang besar!

Firman Allah taala :

“ Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mu’min itu diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh!”

Maka para amilin yang cintakan Islam, bersabarlah..Ingatlah bahawa janji Allah itu pasti..Jadilah kamu seperti tentera Badar hendaknya. Moga motivasi dan semangat Badar itu sentiasa mengalir di urat nadi kita bersama!

Rujukan : Kitab Fikh Sirah ( Dr Muhammad Sa'id Ramadhan al-Butti )

Saturday, August 14, 2010

"Kau Seperti Kekasih"

Seperti seorang kekasih, selalu diharap-harap kedatangannya. Rasanya tak ingin berpisah sekalipun cuma sedetik. Begitulah Ramadhan seperti digambarkan sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, “Andaikan tiap hamba mengetahui apa yang ada dalam Ramadhan, maka ia bakal berharap satu tahun itu puasa terus.” Ya Allah, jangan jadikan diri ini sebagai "HAMBA RAMADHAN" semata-mata, tapi istiqomahkan diriku menjadi "HAMBAMU" senantiasa....Kesempatan ini, penulis mengucapkan selamat menyambut RAMADHAN AL MUBARAK...Moga kesempatan yang Allah berikan ini tidak di sia-siakan.

Monday, August 2, 2010

"ROGOL" : Penyelesaiannya Kembali Kepada Syariat Islam

1. Jenayah rogol , rogol dan bunuh serta rogol kanak - kanak mutaakhir ini semakin meningkat dan membimbangkan . Rakyat khasnya para wanita dan kanak - kanak kini tidak selamat menjalani kehidupan seharian . Bila - bila masa maruah dan nyawa mereka akan diragut kejam oleh penjenayah yang bebas bermaharajalela .

2. Faktor pendorong kepada berlakunya jenayah seksual ini terlalu banyak dan tidak ada gunanya kita saling salah menyalahkan antara satu sama lain bahkan semua pihak mestilah mengambil tanggungjawab untuk mendepani musibah atau malapetaka yang menimpa negara ini.

3. Cuma saya sangat terkilan dengan sikap sebahagian dari kalangan masyarakat kita termasuk cerdik pandai dan pihak berkuasa seperti mahu memejamkan mata terhadap syariat Islam tatkala membincangkan jalan penyelesaian terhadap isu ini .

4. Saya lihat semua orang setuju penjenayah dihukum seberat - beratnya , semua orang setuju supaya jenayah ini dibendung segera dan semua orang setuju bahawa mangsa mesti dibela sewajarnya , tetapi malang 1001 kali malang , hampir tiada yang melihat bahawa penyelesaiannya ada pada Islam agama yang diwahyukan oleh Allah swt .

5. Semua jenayah yang semakin meningkat indeksnya adalah berlaku dalam sistem pemerintahan dan pentadbiran yang berpaksikan kepada peraturan dan undang - undang ciptaan manusia sejak sekian lama. Ternyata sistem yang ada sekarang biarpun seberat mana hukuman itu dijatuhkan gagal membendung penularan jenayah kejam ini . [ Hukuman mati mandatori keatas pengedar dadah sebagai contoh , bukan sahaja tidak mampu membendung pengedar dadah malah empayarnya semakin berkembang dan dadah semakin mudah untuk diperolehi .]

6. Kenapa tidak memberi peluang kepada Islam ? Islam sebagai agama dan cara hidup yang diwahyukan oleh Allah swt kepada nabi Muhammad saw adalah agama dan syariat yang pernah membuktikan keupayaannya membendung maksiat dan mungkar dalam sejarah pemerintahan dan pentadbirannya .

7. Islam mempunyai pakej lengkap untuk menyelesaikan isu jenayah kejam yang melanda negara hari ini . Bermula dari pendidikan , pencegahan , kawalan dan hukuman serta pembelaan dan pendakwaan. Apa yang perlu sekarang ialah negara mesti memberi peluang kepada Islam untuk membuktikan keupayaan dan keberkesanan perlaksanaannya .

8. Hukuman berkesan tidak hanya dilihat kepada beratnya hukuman tersebut kerana hukuman berat hanya mampu menyakitkan tubuh dan mendera fizikal , sedang apa yang penting dalam usaha membendung jenayah ialah keinsafan , penyesalan dan kesedaran agar jenayah itu tidak berulang dan berkembang . Bertolak dari sini lah Islam menawarkan pakej lengkap dan berkesan [ merangkumi fizikal , mental dan spiritual ] untuk tujuan membendung dan menghapuskan jenayah .

9. Justeru itu , sewaktu membincangkan penyelesaian terhadap isu seperti ini , janganlah ianya dibuat dengan mengambil pandangan atau interview orang ramai secara rambang lantaran isu ini mestilah melibatkan kajian dan penelitian orang - orang yang berilmu . Para alim ulama' yang berkaliber mestilah dilibatkan secara serius dan aktif untuk mengkaji dan menggubal peraturan berasaskan syara' .

10. Janganlah prejudis terhadap Islam dan syariatnya. Mengapa perlu terpengaruh dan terpedaya dengan propaganda barat . Kenapa masih mahu bertahan setelah lebih 50 tahun menyaksikan kegagalan undang - undang ciptaan manusia membendung jenayah ini ? Sementara undang - undang Islam kaya dengan hikmah [ kebijaksanaan ] dan apa yang lebih penting ialah rahmat [ kasih sayang ] dan berkat [ kebaikan yang melimpah ruah ] . Keadilan Islam adil untuk semua dan ia menyinari semua . [ termasuk pesalah , mangsa , keluarga , masyarakat dan negara ].

Wednesday, July 28, 2010

"Pendidikan Islam Pasca Kemerdekaan"

Jom ramai2 kita pakat pi tertutama kepada mahasiswa/i. Semua dijemput hadir terutama dari medan Sarjana Muda Pendidikan Islam.

Tuesday, July 27, 2010

Bukan Sekadar Wanita Biasa

Umar al-Khattab pernah berkata:

“Aku impikan rumah ini dipenuhi dengan ‘rijal-rijal’ seperti Muaz b. Jabal, Abu Ubaidah Al-Jarrah, Salim hamba Huzaifah untuk aku gunakan mereka untuk menegakkan kalimah Allah” Kata-kata hebat yang lahir dari insan yang hebat. Mengimpikan ‘rijal’ lebih dari perhiasan duniawi. Fikrahnya sangat jelas, menyeru kepada pembentukan ‘rijal’ dakwah yang mantap untuk menegakkan panji-panji Islam. Dengan itu, akan tertegaklah kalimah Allah di muka bumi ini.

Bagaimana untuk menghasilkan ‘rijal’ dakwah yang mantap ini? Tentulah memerlukan satu proses tarbiyah yang benar-benar mantap. Merangkumi segala aspek. Ruhi, jasmani, akal, aqidah, akhlaq, dan amalnya. Ia adalah proses untuk membentuk manusia, bukanlah semudah menguli tepung. Ia merupakan satu proses yang memerlukan kesungguhan dan pengorbanan. Ia juga memerlukan kesabaran yang sangat tinggi.

Bukan calang-calang orang boleh melakukan ini. Tetapi cuba bayangkan seandainya impian ini jadi kenyataan suatu hari nanti. Nescaya dunia ini akan makmur di bawah naungan Islam. Tentu kita akan rasa sangat gembira. Kerana di situ ada hasil titik peluh kita.

Tangan Yang Lembut Itu Siapa sangka tangan lembut seorang wanita mampu menggoncang dunia? Siapa sangka wanita yang disangka lemah mampu merubah masyarakat? Siapa kata wanita tidak boleh berdakwah?

Di sinilah hebatnya wanita. Memiliki keistimewaan tersendiri. Dari manakah lahirnya seorang ‘rijal’ kalau bukan dari rahim seorang wanita. Mungkin kadangkala terselit rasa lemah dan rendah diri kerana wanita tidak berpeluang berjuang di medan jihad seperti orang lelaki. Tetapi betapa bertuahnya seorang wanita. Seorang wanita yang luarannya lemah lembut mampu untuk mengandung, melahirkan, membesarkan, mengasuh dan mendidik seorang ‘rijal’. Bukankah itu satu kemuliaan yang Allah kurniakan hanya buat wanita.


Bukan sekadar itu. Wanita juga dimuliakan dengan suaminya. Tetapi bagaimana?

Dalam sebuah riwayat dituturkan, bahwasanya Ibnu ‘Abbas berkata:
“Sesungguhnya seorang perempuan telah datang kepada Rasulullah, lalu ia berkata:
‘Wahai Rasulullah, saya ini utusan dari kaum perempuan untuk menemuimu. Jihad ini diwajibkan Allah kepada kaum laki-laki. Jika mereka menang, mereka mendapat pahala, dan jika mereka terbunuh, mereka tetap hidup di sisi Tuhan mereka, dan mendapat ganjaran. Sedangkan kami kaum perempuan hanya membantu mereka. Maka, apa bahagian kami dalam hal in?’ Rasulullah Saw menjawab, ‘Sampaikanlah kepada perempuan-perempuan yang kamu temui, bahwa taat kepada suami dan mengakui hak-haknya adalah sama dengan itu (jihad di jalan Allah)’.”
(Fiqh Sunnah, Sayyid Sabiq)

Wanita Juga ‘Rijal’
Jika anda wanita, anda juga boleh menjadi rijal. Sejarah telah membuktikan bagaimana peranan Khadijah di sisi Rasulullah. Beliaulah suara pertama dari kaum wanita dalam menguatkan dakwah dan risalah Muhammad saw. Ketika baginda Rasulullah baru menerima wahyu, beliau menguatkan Rasulullah dengan kata-katanya:

“Demi Allah, Tuhan tidak akan mengecewakan engkau sama sekali. Sesungguhnya engkau menghubungkan silaturrahim, menghubungkan keluarga dan mengangkat beban berat, memberi kepada orang yang memerlukan, menerima dan menghormati tetamu, serta menolong orang-orang yang susah”

Wanita pertama sebagai syuhada adalah Ummu Amr bin Yasir yang bernama Sumayyah. Beliau dan suaminya disiksa, agar mereka keluar dari agama Islam. Tetapi mereka tetap bertahan dan sabar, sehingga dia mati syahid bersama suaminya.


Besarnya peranan seorang wanita ketika hijrah Rasulullah, Asma’ bintu Abu Bakr. Dalam keadaan beliau sedang sarat mengandung, merentas padang pasir menghantar makanan buat baginda ar-Rasul. Menahan perit tamparan Abu Jahal, demi mempertahankan agama Allah. Beliau juga merupakan ibu kepada seorang ‘rijal’ yang berjaya melakar nama dalam sejarah Islam, ‘Abdullah Ibnu Zubair.


Jadilah Wanita ‘Rijal’
Seandainya seorang wanita itu mengangkat dirinya dengan Islam, beramal untuk Islam, dia boleh menjadi aset yang sangat penting dalam usaha mengembalikan khilafah di bumi Allah ini. Namun jika wanita itu merendahkan dirinya dengan melakukan kerosakan di bumi ini, dia boleh menjadi punca jatuhnya ummat tersebut.

‘Rijal’ atau tidak seorang wanita itu bergantung pada dirinya sendiri. Samada dia mahu menjadi seorang wanita ‘rijal’ atau sebaliknya. Namun, ia bukanlah satu perkara yang mudah. Memerlukan persiapan yang rapi serta tarbiyah yang teliti.

Oleh itu, marilah kita sama-sama mempersiapkan diri kita untuk menjadi seorang isteri, ibu, serta wanita yang berhati ‘rijal’ sodiq (benar). Jadilah bukan sekadar wanita…


Sunday, July 25, 2010

"Siang Rasakan Diri Mulia, Malam Ibarat Syaitan"

Umpama penari bogel yang sinonim dengan ‘joget tiang’, segelintir penuntut institusi pengajian tinggi (IPT) masa kini dikesan rela menggadai maruah melakukan perbuatan keji itu di pusat hiburan.

Perkara itu didedahkan seorang penuntut IPT yang aktif berfoya-foya di disko, termasuk menari tiang, sehingga membiarkan tubuh dibaluti pakaian ketat dan singkat dijadikan ‘santapan mata’ lelaki hidung belang.

Mahu dikenali sebagai Rozita, 23, tiada siapa sangka dia yang sopan pada siang bertukar liar apabila tiba malam.
“Siang saya rasakan diri ini mulia, terutama ketika menuntut ilmu, tetapi apabila malam menjelma saya akui diri ibarat syaitan. Kehidupan di disko bagaikan syurga kerana itu tempat paling sesuai untuk melepaskan tekanan.

“Apabila mabuk, setakat melakukan tarian tiang untuk tontonan pengunjung disko bukan masalah untuk saya. Ketika itu saya hanya mahu seronok, tetapi berasa ‘glamor’ juga sebab jadi perhatian,” katanya.

Menurut Rozita, tujuan ke disko pada mulanya sekadar berseronok, termasuk mabuk, kemudian buat tarian tiang, tetapi lama-kelamaan mengambil pula pil khayal.

“Kesudahannya apabila mabuk dan khayal, pulang beriringan bersama pasangan ke hotel atau rumah sewa,” katanya.

Lebih mengejutkan, Rozita mengakui dia dan beberapa rakan yang ‘satu kepala’ dengannya sanggup menggadai tubuh demi mendapatkan wang untuk menampung perbelanjaan berhibur dan pengajian di IPT.

“Apabila habis wang, saya sanggup meminta ‘perkhidmatan’ yang diberi dibalas dengan wang. Dengan wang itu dapatlah saya tampung perbelanjaan untuk berhibur dan belajar.

“Apapun, bukan bermakna saya selalu buat begitu, sebaliknya kalau dah ‘sesak’ saja,” katanya.

Jika ada bajet lebih, dia dan rakan menganjurkan parti bebas yang dihadkan kepada tetamu tertentu saja.

Parti itu dipenuhi aktiviti menghisap ganja, minum arak dan seks bebas.
“Akibatnya, pelajaran saya hampir musnah dan terpaksa mengulang subjek yang gagal kerana sering ponteng kelas.

“Akibat terlalu memikirkan keseronokan, ada rakan saya mempunyai ‘sugar daddy’ yang membelikan mereka telefon bimbit canggih, pinjamkan kereta mewah dan kadangkala tidur di rumah besar,” katanya.

Seorang lagi pelajar IPT yang mahu dikenali Zura, 23, berkata, dia ke disko kerana terpengaruh dengan rakan daripada golongan berada.

“Saya masuk ke kelab malam sebab mahu menari, tidak kira menari biasa atau menari tiang, dan saya tidak perlu bayar sebab rakan belanja.

“Inilah untungnya bila berkawan dengan orang kaya, semuanya dibelanja, termasuk bayaran masuk ke disko dan arak, “katanya.

Zura mengakui bukan aneh jika melihat ramai penuntut IPT menjadi pengunjung tetap disko, dengan ada antara mereka pandai melakukan tarian tiang dalam keadaan mabuk. ~myMetro

Monday, July 19, 2010

Kisah Pemuda Beribu bapakan Babi

Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang boleh bercakap terus dengan Allah S.W.T Setiap kali dia hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah dia akan bercakap dengan Allah.Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga. Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain. Suatu hari Nabi Musa telah bertanya kepada Allah. "Ya Allah, siapakah orang di syurga nanti yang akan berjiran dengan aku?". Allah pun menjawab dengan mengatakan nama orang itu, kampung serta tempat tinggalnya. Setelah mendapat jawapan, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan mengikut tempat yang diberitahu. Setelah beberapa hari di dalam perjalanan akhirnya sampai juga Nabi Musa ke tempat berkenaan.

Dengan pertolongan beberapa orang penduduk di situ, beliau berjaya bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.
Tuan rumah itu tidak melayan Nabi Musa. Dia masuk ke dalam bilik dan melakukan sesuatu di dalam. Sebentar kemudian dia keluar sambil membawa seekor babi betina yang besar. Babi itu didukungnya dengan cermat. Nabi Musa terkejut melihatnya. "Apa hal ini?, kata Nabi Musa berbisik dalam hatinya penuh keheranan.

Bai itu dibersihkan dan dimandikan dengan baik. Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta dipeluk cium kemudian dihantar semula ke dalam bilik. Tidak lama kemudian dia keluar sekali lagi dengan membawa pula seekor babi jantan yang lebih besar. Babi itu juga dimandikan dan dibersihkan. Kemudian dilap hingga kering dan dipeluk serta cium dengan penuh kasih sayang. Babi itu kemudiannya dihantar semula ke bilik. Selesai kerjanya barulah dia melayan Nabi Musa. "Wahai saudara! Apa agama kamu?". "Aku agama Tauhid", jawab pemuda itu iaitu agama Islam. "Habis, mengapa kamu membela babi? Kita tidak boleh berbuat begitu." Kata Nabi Musa.

"Wahai tuan hamba", kata pemuda itu. "Sebenarnya kedua babi itu adalah ibubapa kandungku. Oleh kerana mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah menukarkan rupa mereka menjadi babi yang hodohrupanya. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal lain. Itu urusannya dengan Allah. Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajipanku sebagai anak. Hari-hari aku berbakti kepada kedua ibubapaku sepertimana yang tuan hamba lihat tadi. Walaupun rupa mereka sudah menajdi babi, aku tetap melaksanakan tugasku.", sambungnya.

"Setiap hari aku berdoa kepada Allah agar mereka diampunkan. Aku bermohon supaya Allah menukarkan wajah mereka menjadi manusia yang sebenar, tetapi Allah masih belum memakbulkan lagi.", tambah pemuda itu lagi. Maka ketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. 'Wahai Musa, inilah orang yang akan berjiran dengan kamu di Syurga nanti, hasil baktinya yang sangat tinggi kepasa kedua ibubapanya. Ibubapanya yang sudah buruk dengan rupa babi pun dia berbakti juga. Oleh itu Kami naikkan maqamnya sebagai anak soleh disisi Kami."

Allah juga berfirman lagi yang bermaksud : "Oleh kerana dia telah berada di maqam anak yang soleh disisi Kami, maka Kami angkat doanya. Tempat kedua ibubapanya yang Kami sediakan di dalam neraka telah Kami pindahkan ke dalam syurga." Itulah berkat anak yang soleh. Doa anak yang soleh dapat menebus dosa ibubapa yang akan masuk ke dalam neraka pindah ke syurga. Ini juga hendaklah dengan syarat dia berbakti kepada ibubapanya. Walaupun hingga ke peringkat rupa ayah dan ibunya seperti babi. Mudah-mudahan ibubapa kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak.

Walau bagaimana buruk sekali pun perangai kedua ibubapa kita itu bukan urusan kita, urusan kita ialah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang sebagaimana mereka menjaga kita sewaktu kecil hingga dewasa. Walau banyak mana sekali pun dosa yang mereka lakukan, itu juga bukan urusan kita, urusan kita ialah meminta ampun kepada Allah S.W.T supaya kedua ibubapa kita diampuni Allah S.W.T. Doa anak yang soleh akan membantu kedua ibubapanya mendapat tempat yang baik di akhirat, inilah yang dinanti-nantikan oleh para ibubapa di alam kubur.

Erti sayang seorang anak kepada ibu dan bapanya bukan melalui hantaran wang ringgit, tetapi sayang seorang anak pada kedua ibubapanya ialah dengan doanya supaya kedua ibubapanya mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah. Untuk mengetahui lebih mendalam kisah alam akhirat sila dapatkan buku terbitan syarikat Nurulhas yang berjudul: BILA IZRAIL A.S. DATANG MEMANGGIL

"Manusia Ibarat Pengembara"

“Dengan Nama Allah s.w.t. Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani”

Alhamdulillah Ya Allah kerna masih diberi peluang kepada insan kerdil lagi hina ini untuk terus rukuk dan sujud kepada Mu. Selawat dan salam buat idola hati ku, Nabi Muhammad s.a.w. dan kaum kerabat Baginda. Tidak lupa jua buat para sahabat dan tabi’in sekalian..

Setiap hari, penulis mengambil kesempatan untuk meronda sambil ziarah ke facebook sahabat-sahabat kenalan mahupun tidak. Status mereka kebanyakannya meletakkan supaya Allah s.w.t. bantu dan memberikan kekuatan supaya tabah dan sabar dalam menghadapi dugaan yang telah ditetapkan buat diri mereka.

Penulis suka membaca kisah-kisah kehidupan orang lain kerna ia juga merupakan “guru” kehidupan buat diri penulis secara tidak langsung. Andai berkesempatan, penulis akan selak satu persatu kisah perjalanan hidup mereka, merenung dan mentafsir apa yang berlaku kerna mana mungkin Allah s.w.t. jadikan sesuatu dengan sia-sia tanpa hikmahnya yang tersendiri.

Kembara hidup manusia ini punya cerita duka, punya cerita luka, itulah namanya arca manusia….Punya hati suka, namun sakit saat terluka, itulah namanya jiwa manusia. Mengukir saat bahagia, menatap waktu sengsara, itulah takdir cinta Yang Esa…Takdir itu mana mungkin menzalimi, tetapi itu adalah tarbiyah Ilahi…Suka..duka..sengsara..bahagia..Nikmat Tuhan buat sang hamba..Cuma manusia harus cerdik menilainya….

Bermotivasi dan berhikmahkan sebagaimana mafhum hadis:

“ Jadilah kamu di dunia seperti seorang pengembara atau seorang yang sedang melalui satu jalan” -Hadis riwayat Bukhari-

Kerna aku manusia pilihanNya...

Menangisnya Wanita....

“Kerana aku seorang wanita”, kata sang ibu kepadanya.

“Aku tidak mengerti”, kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, “Dan kau tak akan pernah mengerti”

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, “Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?”

“Semua wanita menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis .

Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, “Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis ?”

Allah berfirman:


“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan ”


“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya “


“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh ”


“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya ”


“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya ”

“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu”

“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan.
Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.”


“Kau tahu:

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.”


“Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya tempat dimana cinta itu ada.”

Friday, July 16, 2010

Facebook Kain Dakwah Yang Tercorak Luas

Kata orang,

Facebook itu satu keperluan.

Keperluan asas hidup ke-4 malah. Selepas makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Saya tersenyum. Dalam kata, ada makna. Dalam bicara, ada benarnya. Memang, facebook memang seakan satu keperluan. Jika orang tak kata pun, keadaan sekarang yang menggambarkan begitu.

Lakaran kehidupan yang kita dapat lihat setiap hari.

Di rumah, di pejabat, di mahalah, ataupun ketika sedang belajar subjek computer di makmal.

Facebook, kain dakwah yang tercorak luas.

“Hikmah itu adalah barangan yang tercicir (dari tangan) orang Mukmin. Di mana pun beliau menemuinya, maka dialah yang paling berhak terhadapnya” -Hadis

Walau yahudi yang membuatnya, kita mukmin yang akan mengambil hikmahnya.

Facebook mempunyai sistem yang amat luas dan menarik. Dari sistem tagging, terus kepada group yang senantiasa bercambah dari saat ke tahun. Ataupun terus message yang boleh terus dibalas, dalam hanya sekilas tangan.

Ianya semakin mudah.

Dan dalam semua ini. Ia mencampakkan kita ke lembah komunikasi yang amat luas. Dan bila ada komunikasi, maka ada perhubungan. Dan bila ada hubungan, maka di situ ada,

Dakwah.

Sistem tagging yang menyentuh bahu.

Saya cuit bahu kamu. Tersenyum, dan berkata,

"Jom, kita berjalan bersama menuju Allah"

Dengan muka yang manis mesra.

Dan itulah sistem tagging. Bila kita mentag seseorang, pasti keluar notification padanya dan memberitahu.

"Anda telah di tag"

Kan itu menyentuh bahu? Apabila kamu tag seseorang melalui nota islamik, atau yang kamu lukis pada picture yang mengandungi mesej-mesej islami, mahupun ketika kamu invite seseorang ke dalam group perbincangan agama dan pemikiran.

Mereka akan rasa terpanggil untuk membaca. Malah, bila ditag, mereka merasakan bahawa mereka benar-benar special. Istimewa. Memang khusus untuk mereka, kerana itu mereka di tag.

Bukankah kamu sudah menyentuh bahu mereka?

Untuk kita juga, kerana kita juga adalah mad'u.

Sentuhlah hati mereka dengan nota kamu. Semoga hati kamu juga tersentuh.

"Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.

Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalanNya dan Dialah yang lebih mengetahui mereka yang mendapat petunjuk" -125 surah al-Nahl.

Seandainya malu menyampaikan melalui lisan, sampaikanlah melalui tulisan.

Kamu tulis nota, kamu sampaikanlah. Kamu ada gambar cantik-cantik, kamu sebarkanlah. Agar semua dapat baca.

Tak ramai yang minat untuk membaca blog. Tak ramai yang tertarik untuk melayari laman yang mempunyai tulisan dan karangan yang panjang-panjang, yang seakan seperti karya ketika SPM dulu.

Dan kadang, mereka merasa malu dan segan untuk hadir ke situ. Mungkin mereka malu, maka kamu yang hadir kepada mereka. Tersenyum, dan sampaikanlah. :)

Semoga hati kita juga tersentuh.

"Saya tak pandai menulis"

Tak mengapa, kamu jadilah orang tengah. Ramai orang yang bekerja sebagai orang tengah sekarang, menjadi perantara yang selalunya untung membukit.

Saya juga nak untung membukit.

Bukit pahala. Walaupun kadang kita tak tulis, tapi kita menyampaikan. Kita orang tengah. Tak ramai yang baca blog, maka kita bawa blog kepada mereka.

Kita copy, kita paste.

Blog Ustaz Hasrizal, blog Hilal Aysraf, blog Ustaz Pahrol, blog Majdi Nadwan, dan semua blog yang ada. Kita letak link blog mereka.

Kita copy, kita paste, dan kita tag mereka pada tazkirah itu.

Gambar? Ya, samalah. Begitu juga caranya.

Mesej, status, pimpinlah ia dengan iman

"Dari lisan kepada islam. Pimpinlah ia terus ke Iman menuju Ihsan"

Bila kita tukar status, mesti terpampang di home facebook kan? Dan orang akan baca. Meskipun tidak di tag. Sekurang-kurangnya mereka akan membaca sepintas lalu. Mengerling sepintas mata.

Tak salah nak berkongsi status peribadi kita. Kan kita berukhuwwah?

Kita sharing. Sharing is caring. And caring is loving.

Cuma, selitkan selalu kata-kata hikmah. Madah pujian berindah akhlak. Peringatan berhias pengajaran.

Jika tak baca, mereka menjeling. Jika mereka komen, kan boleh sama-sama kongsi idea?

Saya gembira, moga ini saham saya.

"Bila mati anak Adam, akan terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara iaitu sedekah jariah yang dibuatnya, ilmu yang bermanfaat yang diajarnya dan anaknya yang soleh.”-hadis Riwayat Muslim

Hidup kat dunia, kejap sangat. Macam tengok filem. Habis aksi, habislah filem. Atau macam lagu. Habis intonasi, habislah lagu. Yang seakan mimpi. Bila terjaga, habislah semua.

Pastikan setiap saat kita dalam dakwah. Mestikan setiap nafas kita dalam tabiyyah. Apa yang kita buat, kita nak semua dalam pahala.

Kita bermain, kita nak pahala. Kita berblog, kita nak pahala. Kita bertwitter, juga nak pahala. Apatah lagi facebook kan? Di situ, pasti, kita juga mahu pahala.

Saya gembira, saya suka. Saya rasa banyak yang saya dapat buat dalam facebook. Amat luas, amat besar.

Macam multi-level kan? Macam MLM. Bila seorang baca, dan yang lain sampaikan. Huh, boleh naik pangkat saya.

Moga ini saham akhirat saya.

Usaha, usaha!

"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya.

Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan.

Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." 2:148

Banyak sangat yang kamu boleh buat dalam facebook ni.

Tagging, status, event, forum, group, discussion. Ah! Terlalu banyak.

Dan InsyaAllah. Setiap kali orang baca, selagi mana kerana Allah. Setiap kali itulah kamu dapat pahala.

Sunday, July 11, 2010

SPAIN Juara WC 2010 Tapi Jangan Jadi Kosong "IMAN" Dek Kerana SOTONG!!

Berakhir sudah kejoahanan bola sepak terunggul di dunia aitu "PIALA DUNIA 2010" di Afrika Selatan. SPAIN akhirnya berjaya merangkul kejuaraan kali ini dengan mengalahkan Belanda 1-0. Jaringan lewat Andres Iniesta dalam waktu tambahan membolehkan Sepanyol, sebagaimana telah diramalkan oleh sotong gurita “Paul” kelmarin, menjulang Piala Dunia 2010 pada kali ini.
Namun dalam membicarakan tentang Piala Dunia sesi kali ini, bukanlah tentang kehebatan para pemainnya yang menjadi bualan hangat tetapi topik utama peminat bola sepak dunia kali ini adalah tentang ketepatan ramalan "PAUL" si Sotong Kurita!!

'PAUL' telah berjaya meramal dengan tepat 8 perlawanan utama termasuklah perlawanan akhir semalam yang telah dimenangi SPAIN. 'PAUL' yang dilahirkan di England dan menetap di Jerman telah mula mendapat perhatian apabila ramalannya dalam perlawanan peringkat kumpulan yang melibatkan pasukan Jerman 100% adalah tepat. Malah dalam peringkat kalah mati, 'PAUL' meneruskan ketepatan ramalannya apabila memilih Jerman menang mengatasi England dan Argentina...

Perkara khurafat ni, Allah akan menampakkan perkara itu benar seperti yang dipercayai oleh kebanyakkan orang, supaya mereka terus berada dalam kesesatan kecuali orangorang yang berfikir...Bersorak rianglah iblis dan syaitan dek kelemahan iman yang runtuh satu persatu kerana 'SOTONG'. Menontonlah kemeriahan bola sepak dan jgn terpedaya dgn 'PAUL' si sotong kurita ini krn ia jg hanyalah makhluk Allah yg menumpang hidup dgn izin Allah....

UMAT ISLAM JANGAN JADI "KOSONG" IMAN DEK KERANA SOTONG"!!! Usahlah kita terpengaruh dan hanyut dengan budaya mereka yang belum beriman serta belum terjumpa kompas atau panduan dalam menjalani liku-liku hidup. Biar kita jadi ikan di laut atau sotong yang tidak terpengaruh atau berubah kandungan garam badannya meskipun diam di dalam air laut yang sangat masin dek kerana kandungan sodiam klorida yang sangat tinggi.
Firman Allah S.W.T di dalam ayat 65, Surah An-Naml:

Maksudnya: "Katakanlah lagi: Tiada sesiapapun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib melainkan Allah! Dan tiadalah mereka menyedari bilakah masing-masing akan dibangkitkan hidup semula (sesudah mati)." Disebut juga di dalam hadith Riwayat Imam Muslim,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاةٌ اَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً

Ertinya: "Barangsiapa yang mendatangi tukang tenung, lalu dia menanyakan tentang sesuatu, tidak diterima Allah solatnya selama 40 malam."
Disebut juga di dalam hadith lain oleh Imam Ahmad;

مَنْ أَتَى عَرَّافًا اَوْ كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِما يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِما اُنْزِلَ عَلى مُحَمَّد

Maksudnya: "Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau tukang nujum / bomoh / dukun lalu membenarkan kata-katanya maka sungguh dia telah kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Muhammad."

Kesempatan Bersama Prof. Dr. Sidek Baba

Alhamdulillah, penulis diberi kesempatan olehNya bertemu tokoh terkemuka pendidikan "PROF.DR. SIDEK BABA" di UIA tadi. Beliau sempat berpesan pada diri ini " Perjuangan tanpa ilmu dan jiwa yang terdidik tidak akan membawa kita ke mana-mana. Teruskan istiqomah dalaam perjuangan dan seorang 'PENDIDIK" akan memberi kesan pada generasi ummah akan datang. Kalau baik pendidik itu maka baiklah ummah dan jika buruk pendidik itu maka kesannya juga buruk pada ummah." Moga pesanan Dr Sidek itu menjadi motivate untuk diri ini dalam meneruskan misi bergelar sebagai "pendidik" bagi merealisasikan PENDIDIKAN RABBANI untuk anak bangsa nanti....

Moga kata-kata dan amanat Dr Sidek Baba itu menjadikan penulis untuk terus istiqomah dalam misi pengajian sem kali ini dan seterusnya. Dimana kita hanyalah sebagai mata-mata rantai perjuangan dalam keadaan kita belajar niatkanlah bahawa "suatu hari nnti apa yang aku belajar ini AKU DAPAT MEMBANTU AGAMA ALLAH". Allah, kuatkanlah hati ini untuk terus bersemangat dalam meneruskan sisa perjuangan di UM yang masih berbaki setahun. Ameen...

Friday, July 9, 2010

Pendidikan Islam, Moral tak perlu jadi subjek teras UPSR

Kementerian Pelajaran berpendapat subjek Pendidikan Islam dan Pendidikan Moral tidak perlu dijadikan mata pelajaran teras dalam Ujian Pencapaian Sekolah Rendah (UPSR) bagi meningkatkan sahsiah dan jati diri murid.

Timbalan Menterinya, Dr Mohd Puad Zarkashi, berkata ini kerana langkah sedemikian tidak menjamin penghayatan pada kalangan murid untuk menjadi amalan mereka.

“Peningkatan jati diri dan sahsiah murid adalah lebih berkesan melalui proses pendidikan dan penghayatan nilai, bukan dengan cara memasukkan mata pelajaran berkenaan dalam peperiksaan,” katanya pada persidangan Dewan Rakyat hari ini.

Beliau menjawab soalan Hamim Samuri (BN-Ledang) yang berbentuk cadangan meminta kementerian memasukkan kedua-dua subjek itu di dalam UPSR bagi meningkatkan lagi jati diri dan sahsiah murid selaku pewaris generasi.

Mohd Puad berkata, meskipun tidak dijadikan subjek UPSR, murid Islam tetap diwajibkan mengikuti Pendidikan Islam, sementara bukan Islam mempelajari Pendidikan Moral.

“Mata pelajaran tersebut ditaksir melalui Penilaian Berasaskan Sekolah dalam bentuk formatif semasa dan sepanjang proses pembelajaran dan pengajaran,” katanya.

Subjek Pendidikan Islam ditaksir sebagai Penilaian Asas Fardhu Ain (PAFA) dan dicatatkan pada slip keputusan UPSR, manakala pentaksiran Pendidikan Moral dibuat oleh guru dan keputusan direkodkan dalam buku rekod kemajuan murid.

-Bernama-

Thursday, July 8, 2010

KONSERT MAHABBAH GAZA BERSAMA KUMPULAN NASYID TERKENAL TANAH AIR DI STADIUM MALAWATI SHAH ALAM

KONSERT MAHABBAH GAZA :
Align Center
TARIKH : 10 Julai 2010 (Sabtu)

MASA : 8:30 malam

TEMPAT : Stadium Malawati, Shah Alam


PERSEMBAHAN KUMPULAN NASYID :

1. Rabbani

2. Raihan

3. InTeam

4. Saujana

5. NowSeeHeart

6. Ummul Qura

ANJURAN : Rabbani Productions (M) Sdn. Bhd.


Joooom Kita Pakat Pi....

Penubuhan Suruhanjaya Bebas dan Salah Laku Polis (IPCMC) perlu dilaksanakan dengan segera

Sejumlah 208 rakyat Malaysia yang disyaki penjenanyah di tembak mati oleh anggota polis antara tahun 2005 dan 2009 dan statistik menunjukkan trend polis menembak orang awam sesuka hati meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan jawapan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri kepada soalan lisan di parlimen, jumlah orang awam yang ditembak mati oleh anggota, meningkat daripada 9 orang pada tahun dan melonjak kepada 88 orang pada tahun lalu.

Statistiknya adalah seperti berikut:

2005 - 9

2006 - 16

2007 - 13

2008 - 82

2009 - 88

Statistik ini jelas menunjukkan peningkatan trend tindakan polis menembak sesuka hati semasa menjalankan tugas. Insiden terbaru melibatkan empat "perompak" yang ditembak mati dalam kejadian di kediaman Exco Pahang, Datuk Wan Adnan Wan Mamat. Keempat-empat mangsa tidak sedikitpun mendapat peluang menjalani proses undang-undang yang sewajarnya.

Mari kita mengimbau insiden yang melibatkan isu polis yang menembak sesuka hati semasa bertugas, antaranya ialah :-

1) Remaja berusia 14 tahun, Aminulrasyid Amzah dari Shah Alam ditembak mati oleh polis pada 26 April 2010

Ianya adalah sebuah tragedi yang sungguh malang dan sekali lagi mengheret PDRM menghadapi krisis kredebiliti mereka yang semakin dipersoalkan .

2) Kejadian di mana remaja 18 tahun, Mohd Afdam Arin dari Taman Johor Jaya ditembak mati pada 20 October 2009 atas dakwaan kes ragut.

3) Shahril Azlan Ahmad Kamil 25 tahun turut mengalami peristiwa ngeri apabila terkena tembakan rambang seorang anggota polis pada 16 April 2009 yang lalu .


4) Norizan Salleh 30 tahun juga pernah menjadi mangsa tembakan tanpa sebab oleh seorang anggota polis sebanyak 5 kali di bahagian dada dan tangannya dalam satu peristiwa 30 Okt 2009 yang hampir meragut nyawanya dan membuatkan beliau parah dan terlantar 2 minggu dihospital .

5) Begitu juga pengalaman ngeri yang dihadapi oleh Suwandi Abdul Ghani 37 tahun Muhammad Azman Aziz 21 tahun yang ditembak polis dengan peluru hidup dalam jarak dekat oleh seorang anggota polis sewaktu menyuraikan satu perhimpunan aman di Batu Buruk pada 8 sept 2007 yang lalu .

Kita menyeru dan mendesak inkuiri terbuka diadakan ke atas kesemua kes terbabit bagi memastikan kebenaran terbongkar dan keadilan ditegakkan seperti dalam kes Aminulrasyid.

Sudah tiba masanya cadangan Suruhanjaya DiRaja Penambahbaikan Polis pada 2005 berhubung penubuhan Suruhanjaya Bebas dan Salah Laku Polis (IPCMC) dilaksanakan dengan segera.

Wednesday, July 7, 2010

ISU PEMANSUHAN UPSR & PMR: Kerajaan Perlu Berikan Sebab Yang Solid Kenapa Hendak Dimansuhkan!

Beberapa bulan kebelakangan ini banyak isu-isu penting bersifat nasional yang telah melanda negara kita. Antaranya isu penarikan balik subsidi, judi bola sepak, pemberhentian biasiswa ke luar negara dan macam-macam lagi. Isu semasa antara yang sempat penulis ikuti ialah isu "PERMANSUHAN UPSR DAN PMR".

Isu pemansuhan peperiksaan UPSR dan PMR yang kian hangat diperkatakan, pastinya telah mengundang pelbagai reaksi baik daripada yang pakar dalam bidang pendidikan dan juga masyarakat. Tapi ia masih lagi diperingkat cadangan dan pihak kementerian memang sedang mengharapkan input daripada kita semua sebelum cadangan ini dilaksanakan.


Tujuan utama kementerian memberikan cadangan seperti ini adalah untuk mengstruktur semula sistem pendidikan negara yang disifatkan terlalu fokus kepada peperiksaan hingga gagal menghasilkan pelajar yang bijak dalam segala segi tapi hanya bijak di atas meja belajar.


Jadi pada pendapat penulis sebagai salah seorang pelajar yang sudah mengharungi kedua-dua peperiksaan awam ini, adalah memang tidak sepatutnya kedua-dua peperiksaan ini dimansuhkan. Bagi penulis, secara tegasnya penulis berpandangan kedua-dua peperiksaan ini sangat penting.

Penulis mengajak anda semua untuk cuba meletakkan diri kita di tempat pelajar itu sendiri. Selama 11 tahun tanpa peperiksaan besar, rasa-rasanya, apakah yang akan dilakukan oleh para pelajar? Bayangkan jika peperiksaan yang bakal diambil pada tahun kesebelas itu merangkumi kesemua mata pelajaran selama 11 tahun itu, mungkinkah pelajar dapat mengingati kesemuanya? Fikir-fikirkan....


Mengimbas kembali... Ingat lagi kah pada PPSMI? Ada desas desus mengatakan pada tahun 2012, PPSMI akan dimansuhkan? Mengapa ya? Tidak baguskah? Bukan begitu pada saya. PPSMI itu sudah sedia bagus tetapi yang tidak bagusnya ialah tiada perancangan teliti yang diambil oleh kerajaan. Bayangkan betapa kelam kabutnya guru dan pelajar disekolah untuk mengikuti dan mematuhi perubahan yang dilakukan. Dan kesian juga kepada guru-guru yang tidak ada asas bahasa Inggeris untuk mengajar anak muridnya berbahasa Inggeris. Cuba kita lihat dalam pendidikan Jepun, mereka lebih mengagung-agungkan bahasa mereka selain daripada bahasa lain, namun mereka masih boleh berjaya.


Cadangan Kementerian Pelajaran Malaysia supaya peperiksaan UPSR dan PMR dimansuhkan perlu diteliti dan dikaji dengan penuh berhati-hati agar masa depan generasi pewaris masa depan negara tidak diperjudikan sekali lagi sebagaimana gagalnya pelaksanaan PPSMI yang kini lebih dilihat membazirkan duit rakyat serta meminggirkan pelajar luar bandar. Ungkapan peribahasa Melayu 'seperti tikus membaiki labu' haruslah dijadikan panduan agar kerosakan sistem pendidikan yang berlaku pada hari ini tidak semakin bercelaru hanya kerana tindakan yang terburu-buru tanpa kajian yang teliti dan diperhalusi secara mendalam.

Kita tidak mahu lagi melihat sistem pendidikan yang bercelaru dan pelbagai projek dilaksanakan atas nama dan slogan 'pendidikan anak bangsa' dilaburkan dengan begitu mudah tanpa kajian teliti. Akhirnya, implikasi yang diterima kesan daripada transformasi sistem pendidikan dilihat hanya lebih kepada 'retorik' semata- mata dan 'indah khabar dari rupa'. Implikasinya, guru dan pelajar menjadi mangsa 'eksperimen' pendidikan yang bercelaru


"Sistem pendidikan yg tidak melahirkan rasa takut kpd Allah menyebabkan mereka yg terbabit tidak gentar dgn undang-undang ciptaan manusia."


Sesungguhnya, 'Guru' adalah 'agen' perubahan masyarakat. Gurulah insan yang suatu ketika dahulu berada di barisan hadapan dalam meniupkan kesedaran untuk mencapai 'kemerdekaan' tanahair. Gurulah yang membentuk 'jiwa dan minda merdeka' dari segala belenggu pemikiran negatif di kalangan masyarakat suatu ketika dahulu. Oleh itu, kepada golongan pendidik dan pakar pendidikan di seluruh negara digesa agar 'berani' membuat anjakan paradigma demi melihat sistem pendidikan negara dan masa depan pelajar yang bakal menjadi pewaris kepimpinan negara tidak diperjudikan dengan sewenang-wenangnya.


Menyedari bahawa Falsafah Pendidikan Kebangsaan (FPK) yang yang digubal suatu ketika dahulu kini semakin tersasar jauh dari konsep JERI (Jasmani, Emosi, Rohani,Intelek). Ahli akademik dan tokoh pendidikan tanahair juga perlu berani menyuarakan pendapat melalui 'lisan dan mata pena' demi melihat kelangsungan masa depan anak bangsa menjadi lebih terarah dan memiliki halatuju yang jelas. Cukuplah isu pemansuhan matapelajaran Jawi suatu ketika dulu yang akhirnya menyebabkan ramai pelajar Melayu Islam 'buta Al- Quran' dan tidak 'celik Tulisan Jawi'.


Jika kerajaan masih mahu memansuhkan kedua-dua peperiksaan ini, penulis berharap kerajaan dapat memberikan sebab-sebab yang solid dan tidak dapat dipersoalkan, barulah rakyat dapat menerimanya. Dan tidak lupa juga, berikan pembentangan tentang perubahan yang bakal dilakukan oleh kerajaan selepas memansuhkan kedua-dua peperiksaan ini.

Bebaskan Mahasiswa...!!

Adakah matlamat golongan mahasiswa zaman ini sejajar dengan peranan yang diamanahkan oleh masyarakat umum kepada barisan pelapis kepimpinan negara ini? Sedarkah mahasiswa bahawa mereka juga sebahagian dari masyarakat sivil dan bukan hanya terperangkap dalam kerangka kampus?


Mahasiswa adalah golongan terpelajar dan dalam kalangan yang terpilih untuk berada di menara gading seperti ulasan Abdul Aziz Bari dalam salah sebuah esei dalam karyanya, Politik Perlembagaan.


Kelulusan yang diperlukan untuk seseorang mahasiswa melanjutkan pelajaran adalah tinggi dan sudah semestinya yang terpilih adalah yang benar-benar layak. Peluang ini secara ideal diharapkan bakal melahirkan seorang insan yang berguna dan mampu menyumbang balik kepada masyarakat.


Namun begitu, adakah dengan labelan tersebut ianya mampu untuk menjaminkan bahawa golongan mahasiswa yang dilahirkan hasil daripada sistem pendidikan yang kita ada adalah golongan yang sentiasa peka dan sensitif kepada setiap isu ummah, kenegaraan dan sebagainya? Ini adalah satu persoalan asas yang harus difahami dan dijawab oleh mahasiswa sendiri.


Sepandang mata jelas dilihat betapa kerapnya muncul kes-kes yang melibatkan kepentingan awam seperti pendedahan butiran konsesi air oleh SYABAS, penahanan rakyat Malaysia bawah ISA, isu penganjuran pilihan raya kerajaan tempatan, tuduhan AUKU ke atas 4 pelajar Sains Politik di UKM, isu pelajar UM berkenaan kes Rosmah puaka dan sebagainya.


Apakah peranan mahasiswa dalam menjana idea dan jalan penyelesaian bagi perkara-perkara yang melibatkan hal ehwal umum? Bagaimana pula dengan soal prinsip? Adalah oleh kerana inilah kita harus faham akan falsafah perjuangan dan mahasiswa itu itu sendiri!


Jelas sekali mahasiswa hari ini tidak punya sensitiviti tentang soal kenegaraan cuma tertumpu dalam bidang jurusan masing-masing tanpa menghiraukan tanggungjawab mereka sebagai golongan terpelajar dalam masyarakat, bahkan tidak pun mempergunakan ilmu jurusan masing-masing untuk membantu masyarakat!


Kepada mahasiswa yang berkata, “Cukuplah saya membanggakan ibu-bapa dengan ijazah saya”, apakah gunanya ijazah jika negara dan rakyatnya tidak berfungsi? Ingat-ingatlah pepatah “No man is an island entire of itself


Mahasiswa harus lebih faham sebelum kita memberi kefahaman kepada yang lain. Antara pengetahuan yang harus ada pada setiap mahasiswa, tanpa megira jurusan, adalah kefahaman asas undang-undang negara, terutamanya kefahaman Perlembagaan Persekutuan – “the supreme law of the country.”


Dengan pemahaman ini dan falsafah di sebalik penggubalan perlembagaan, barulah lahirnya keupayaan untuk mahasiswa memainkan peranannya dalam masyarakat. Ufuk minda mahasiswa harus juga merangkumi soal kenegaraan yang lain seperti soal politik, ekonomi, sosial, budaya, kesenian dan lain-lain. Tetapi yang penting sekali adalah hasrat dalam jiwa dan hati mahasiswa yang inginkan perubahan ini.


Sebagai bakal pemimpin masa depan, mahasiswa semua harus keluar daripada kerangka kampus, bebaskan corak pemikiran dari acuan yang ditetapkan oleh orang lain dan pekakan minda terhadap isu-isu hal ehwal umum dan cadangkan jalan keluar supaya dapat mencari jalan penyelesaian kepada isu-isu yang dihadapi oleh masyarakat umum. Bicara dengan ilmu, prinsip dan intelektual. Tinggalkan emosi dan sikap taklid supaya mahasiswa mempunyai imej tersendiri.


Kita harus ubah daripada apa yang kita punya sekarang.

Percaya pada diri dan mulai berubah.

Yakinlah bahawa mahasiswa dan anak muda ini punyai idealisme yang sudah bersedia memimpin negara.

Kata Karyawan Agung Indonesia, Pramoedya Ananta Toer; “Mahasiswa, saya yakin kamu itu tahu apa yang harus kamu lakukan.


Bebaskan mahasiswa daripada cengkaman birokrasi....!!

 

Copyright © Pena Murobbi..... Sponsored by: Website Templates | Premium Themes. Distributed by: blog template by BloggerThemes